Search

Memuat...

Me

Labels

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

 
Minggu, 05 Juni 2011

Bahasan :
1. Pengertian Opensource
2. Latar belakang pemberian Lisensi Opensource
3. Berbagai Jenis Lisensi Opensource
4. Aspek Hukum Lisensi Opensource

Tujuan
1. Mengetahui Sejarah Open Source
2. Mengetahui Pengertian, Latar Belakang, dan Jenis – jenis Open Source Lisensi
3. Mengetahui Aspek Hukum Open Source Lisensi
4. Mengetahui Pngembangan Open Source

Daftar Isi
1. Sejarah Open Source
2. Pengertian Open Source
3. Latar Belakang Open Source
4. Jenis – jenis Open Source Lisensi
5. Aspek Hukum Open Source Lisensi
6. Sumber Rujukan / Referensi


Senin, 28 Maret 2011

Profesi berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab serta kompetensi sehingga sebuah profesi perlu tambahan kompetensi sesuai dengan bidang profesi tersebut dan perlu ada yang melegitimasi serta mensertifikasi.

Masing-masing profesi yang ada seharusnya memiliki lembaga yang seperti itu jika tidak biasanya dilegitimasi oleh lembaga pendiidikan tertentu atau bahkan oleh sebuah organisasi profesi.

Selasa, 22 Maret 2011

Latar Belakang

Teknologi yang berkembang di akhir dekade abad ke-20 mentransformasi masyarakat dan bisnis, dan menciptakan potensi problem etis baru. Yang paling mencolok adalah revolusi dalam bioteknologi dan teknologi informasi. Teknologi menyebabkan beberapa perubahan radikal, seperti globalisasi yang berkembang pesat dan hilangnya jarak, kemampuan menemukan bentuk-bentuk kehidupan baru yang keuntungan dan resikonya tidak terprediksi. Dengan perubahan cepat ini, organisasi bisnis berhadapan dengan setumpuk persoalan etis baru yang menarik.

Senin, 03 Januari 2011

Suatu hari Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat, “Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?” Para sahabat pun menjawab, “Ya, Rasulullah, orang yang bangkrut adalah mereka yang tidak lagi mempunyai uang dan harta.”
“Bukan itu,” jawab Rasulullah. “Orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang pada hari kiamat membawa pahala shalat, puasa, dan zakat. Namun, mereka suka mencuri, menjelek-jelekkan orang lain, suka memakan harta orang lain (korupsi), menumpahkan darah, dan memukul orang lain tanpa hak.”
 
Mengikuti anjuran Rasulullah SAW melalui hadits yang berbunyi: “Kalimat hikmah (perkataan yang baik/bijaksana) adalah senjatanya orang mukmin, dimanapun ia mendapatkannya maka dia lebih berhak untuk mengambilnya” (HR. At-Tirmidzi/Ibnu Majjah), maka kali ini kita mengambil pelajaran dari kiat sukses salah seorang pengusaha keturunan yang terkenal di Indonesia.